Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Dana Kelolaan Reksa Dana Tumbuh 9% Rp 538,38 Triliun Hingga Agustus 2019

Thursday, 12 September 2019


JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan dana kelolaan (asset under management/AUM) industri reksa dana hingga Agustus 2019 bertumbuh sebanyak 9,09% menjadi Rp 538,38 triliun, dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak Rp 493,5 triliun.

 

Penyumbang utama AUM berasal reksa dana saham dengan kontribusi senilai Rp 148,84 triliun. Nilai tersebut setara dengan 27,65% dari total AUM industri reksa dana hingga Agustus 2019. Uruta kedua adalah reksa dana terproteksi dengan sumbangan dana kelolaan Rp 148,06 triliun atau berkontribusi 27,5% terhadap total AUM.

 

AUM reksa dana pendapatan tetap berkontribusi sebesar Rp 113,91 triliun atau setara dengan 21,16% dari total dana kelolaan. Data OJK menyebutkan bahwa reksa dana pasar uang membukukan AUM sebesar Rp 66,6 triliun hingga Agustus 2019. Kemudian reksa dana campuran dengan AUM sebesar Rp 30,56 triliun, reksadana exchange traded fund (ETF) dengan dana kelolaan Rp 13,94 triliun, dan jenis reksadana lainnya.

 

Sedangkan dilihat dari produk reksadana, data OJK menyebutkan, Schroder Dana Prestasi Plus dari PT Schroder Investment Management Indonesia mencatatkan AUM tertinggi sebesar Rp 14,91 triliun. Disusul reksa dana Danamas Stabil yang diterbitkan PT Sinarmas Asset Management dengan dana kelolaan sebesar Rp 7,46 triliun.

 

Sementara itu, Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII) menargetkan pertumbuhan AUM industri reksa dana sebesar 12% tahun ini. Hal ini didukung oleh kondisi ekonomi dan pasar modal Indonesia yang lebih baik tahun ini.

 

Ketua AMII Edward Lubis menjelaskan, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana terproteksi dan reksa dana pasar uang masih mendominasi dana kelolaan industri reksa dana pada paruh pertama tahun 2019. Usai  pemilihan umum,  investor baru berani masuk ke pasar modal, sehingga reksa dana saham baru akan dilirik pada paruh kedua tahun 2019.

 

Sumber : Investor Daily