Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Dorong Pembiayaan Mikro, PNM Investment Terbitkan RDPT Senilai Rp435 Miliar

Friday, 20 September 2019


JAKARTA –  PT PNM Investment Management menerbitkan produk reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) PNM Pembiayaan Mikro BUMN Seri III sebesar Rp435 miliar. Ini dimaksudkan untuk mendukung pembiayaan dan pegembangan bisnis usaha mikro yang dilakukan oleh PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

 

“Untuk kesekian kalinya kita menerbitkan RDPT Pembiayaan BUMN Mikro. Ini menjadi bukti komitmen PNM Investment untuk mendukung bisnis mikro,” kata Bambang Siswaji, Direktur Utama PNM Investment Management di sela acara penandantanganan perjanjian penerbitan sukuk PNM di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

 

Adapun, penandatangan perjanjian penerbitan sukuk itu dilakukan Direktur Finance Strategy & Treasury Mandiri Syariah Ade Cahyo Nugroho, Direktur Keuangan PT PNM (Persero) Tjatur H.Priyono dan Direktur Utama PT PNM  Investment Management Bambang Siswaji  di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

 

Melalui penerbitan ini, PNM Invesment menjadi jembatan antara industri pasar modal dengan sektor riil, khususnya sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). “Ini membuktikan bahwa pasar modal juga bisa berkontribusi membiayai UMKM,” tuturnya.

 

Adapun, produk RDPT Pembiayaan BUMN Mikro Seri III ini memiliki underlying asset berupa obligasi syariah atau sukuk mudharabah yang diterbitkan oleh PNM (Persero) senilai Rp435 miliar.

 

Direktur Keuangan PT PNM (Persero) Tjatur H. Priyono menyampaikan dana dari hasil penerbitan Sukuk ini akan digunakan untuk tambahan modal kerja pembiayaan muradhabah kredit mikro melalui Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) dan program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) PNM di seluruh Indonesia. 

 

Selain itu, PNM (Persero) juga akan terus mendorong pengembangan usaha di anak usahanya, khususnya PNM Investment Management. Sehingga, ke depannya PNM IM bisa semakin memberikan kontribusi yang lebih besar bagi penggalangan dana PNM (Persero) di pasar modal maupun bagi kemajuan industri pasar modal, termasuk pasar modal syariah di Indonesia.

 

Dalam penerbitan sukuk ini,  Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) ditunjuk sebagai Wali Amanat Sukuk Mudharabah PNM tersebut. “Penunjukkan ini merupakan bukti kepercayaan PNM kepada Mandiri Syariah dalam melakukan bisnis wali amanat,” kata Direktur Finance Strategy & Treasury Mandiri Syariah Ade Cahyo Nugroho.

 

Pasca memperoleh surat izin sebagai Wali Amanat dari OJK pada awal Maret 2019 lalu, Mandiri Syariah menjadi bank umum syariah pertama yang menyediakan layanan Wali Amanat sesuai tata kelola syariah.

 

Ade Cahyo menambahkan Wali Amanat ini merupakan layanan jasa yang diberikan Mandiri Syariah untuk mewakili Pemegang Sukuk dalam melakukan pemantauan pemenuhan hak dan kewajiban Penerbit berdasarkan Perjanjian Penerbitan Sukuk.