Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Di Tengah Tekanan Pasar Berlanjut, Reksadana PNM Puas Bukukan Ranking Tertinggi Konsistensi NAB

Monday, 07 October 2019


JAKARTA – Perdagangan saham di bursa efek Indonesia pada Jumat lalu ditutup dengan mencatatkan penurunan tajam IHSG sebesar 0,65% ke level 6.340. Namun secara mingguan, IHSG sepanjang pekan masih mencatatkan kenaikan 0,24% dibanding pekan sebelumnya.

 

Pasar obligasi berkinerja buruk sepanjang pekan, melorot 1,1% dibanding akhir pekan sebelumnya. Imbal hasil obligasi Pemerintah 10-tahun mencapai 7,57% karena Rupiah melemah menjadi Rp14.185 per dolar AS.


Tekanan penurunan di pasar saham dan obligasi berimbas pada sebagian besar nilai aktiva bersih (NAB) reksdana yang diperdagangkan di Ipotfund pada akhir pekan lalu. Dari 233 reksadana, 183 reksadana membukukan penurunan NAB harian (1D), 160 reksadana membukukan penurunan NAB bulanan (1M). Namun sejak awal tahun ini hingga akhir pekan lalu (YTD), hanya 23 reksadana yang mencatatkan penurunan NAB.

 
Seperti dikutip dari Ipotnews, berdasarkan konsistensi pergerakan NAB selama 3 bulan (3M) hingga 3 tahun (3Y) terakhir, pada akhir pekan lalu ranking tertinggi reksadana saham diraih oleh reksadana Sucorinvest Maxi. Di kelompok reksadana campuran, ranking tertinggi konsistensi NAB diraih oleh reksadana Shinhan Balanced Fund dengan skor 22. Di kelompok reksadana pendapatan tetap, ranking tertinggi konsistensi NAB diraih reksadana Syailendra Fixed Income Fund dengan skor 20.


Seangkan di kelompok reksadana pasar uang, ranking tertinggi konsistensi NAB diraih oleh reksadana PNM Puas dengan skor 6. Reksadana dengan AUM senilai Rp381,57 miliar ini mencatatkan ata-rata pertumbuhan NAB sebesar 167,41% dan kenaikan pertumbuhan unit sebesar 2.645,76%.

 

Sumber : www.indopremier.com