Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Return Tembus 9,44%, Reksadana pendapatan tetap jadi jawara pada 2019

Tuesday, 07 January 2020


JAKARTA - Sepanjang 2019, reksa dana pendapatan tetap keluar sebagai jawara dalam instrumen investasi reksa dana. Berdasarkan data Infovesta Utama, rata-rata kinerja reksadana pendapatan tetap yang tercermin dari Infovesta Fixed Income Fund Index 90 sepanjang tahun lalu mencapai 9,44%.

Di urutan kedua dan ketiga diisi masing-masing oleh reksadana pasar uang dan reksadana campuran dengan kinerja masing-masing sebesar 5,26% dan 0,77%. Sementara reksadana saham masih betah di posisi paling buncit setelah kinerjanya minus 14,10%.

Menurut Direktur Batavia Prosperindo Aset Manajemen Yulius Manto, kinerja mantap reksadana pendapatan terjadi karena tren suku bunga rendah yang terjadi di pasar global dan domestik. "Pada akhirnya ini mendorong kenaikan harga seluruh obligasi dan membuat tahun 2019 sebagai tahunnya reksadana pendapatan tetap," kata dia, Senin (6/1)

Yulius menjelaskan kenaikan paling tinggi terjadi pada obligasi jangka panjang. Sebagai acuan, obligasi pemerintah tenor 10 tahun, berhasil mengalami penurunan yield.

Pada awal tahun 2019, yield Surat Utang Negara (SUN) tenor 10 tahun masih betah di 8%, Namun seiring penurunan suku bunga, yield SUN turun ke level 7%. Hitungan Yulius, dengan adanya tambahan kupon, investor bisa mendapat keuntungan sekitar 14% saat berinvestasi di SUN pada 2019.

Menyambut 2020 Rudiyanto, Head of Operation and Business Development Panin AM, menilai reksadana pendapatan tetap masih bisa mendominasi kinerja industri reksadana. Sentimen utama masih datang dari suku bunga serta adanya kemungkinan kembali turunnya suku bunga acuan baik di pasar global maupun domestik.

“Masih mungkin turun, tapi frekuensi dan persentasenya tidak sebaik 2019. Jadi tetap positif, namun lebih kecil dibanding 2019. Kalau 2019 kan 10%, tahun ini mungkin di kisaran 7%-9%,” tambah Rudiyanto.

Sumber : www.kontan.co.id