Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Semakin Diminati Investor, Produk ETF dan Reksa Dana Indeks Kian Menjamur

Tuesday, 28 January 2020


JAKARTA - Sejumlah manajer investasi makin getol menerbitkan produk reksa dana indeks dan Exchange Traded Fund (ETF) seiring dengan permintaan investor terhadap produk dengan underlying asset transparan dan imbal hasil yang konsisten.

Produk ETF dan reksa dana indeks akan semakin diminati pada tahun ini seiring dengan proyeksi pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat hingga ke level 7.000. Artinya, ada potensi peningkatan return reksa dana pasif sekitar 11% - 12%.

Produk ETF dan reksa dana indeks dinilai memberikan imbal hasil yang konsisten sesuai dengan kondisi pasar dengan biaya yang lebih murah. Hal ini berbeda dengan reksa dana aktif yang cenderung fluktuatif dengan biaya nasabah lebih mahal.

"Dengan investasi di ETF dan reksa dana indeks, nasabah benar-benar yakin dengan portofolionya. Apalagi saat ini PER (price to earning ratio) IHSG di bawah rata-rata 5 tahun sehingga optimistis kinerja akan meningkat," kata Direktur Indopremier Investment Management Noviono Damosusilo di Jakarta.

Guntur Putra, Presiden Direktur Pinnacle Persada Investama mengatakan prospek ETF pada tahun ini berpotensi tumbuh secara positif. Ini didorong peningkatan permintaan investor karena karakter ETF yang fleksibel, transparan dan likuid.

Menurutnya, ETF dnegan underlying saham indeks berbasis saham blue chips akan lebih menarik bagi investor saat ini. "Selain itu, ETF berbasis obligasi juga masih akan menjadi pilihan menarik untuk tahun ini," lanjutnya.

Sumber : Bisnis Indonesia