Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Risiko Gagal Bayar Sentuh Rekor Level Terendah, Prospek Obligasi Indonesia Kian Positif

Thursday, 13 February 2020


JAKARTA - Tingkat risiko gagal bayar atau credit default swap (CDS) Indonesia menyentuh level terendah di 119,24 pada perdagangan Rabu (12/2). Kondisi tersebut diprediksi bakal berlanjut dalam jangka panjang, sekaligus mencerminkan prospek yang lebih positif bagi pasar obligasi Tanah Air.

Mengutip Bloomberg, indeks persepsi risiko investasi di surat utang negara (SUN) untuk tenor 10 tahun tercatat turun 1,83% di 121,28 pada Selasa (11/2). Padahal di hari sebelumnya masih berada di level 123,55 pada awal pekan.

Menurut Head of Economic Research Pefindo Fikri C Permana penurunan CDS domestik menunjukkan bahwa investor menganggap risiko berinvestasi di Tanah Air saat ini lebih rendah. "Penurunan tersebut juga mencerminkan penurunan persepsi risiko investor global terhadap risiko ekonomi domestik," ungkap Fikri.

Apalagi, di tengah ketidakpastian global akibat penyebaran virus corona berpotensi menekan kondisi ekonomi global secara keseluruhan. Risiko investasi di Indonesia dinilai lebih positif, setidaknya SUN relatif dipandang memiliki risiko yang lebih rendah di masa mendatang.

Selain itu, Fikri menilai transmisi aliran modal asing cenderung akan bergerak ke surat berharga negara (SBN) terlebih dahulu. Artinya, ada kemungkinan bahwa porsi kepemilikan asing di SBN ke depan bakal semakin meningkat.

Untuk itu, diperkirakan tren penurunan CDS masih akan berlanjut ke depan, begitu juga terhadap CDS tenor 5 tahun, ditambah dua afirmasi dan satu upgrade peringkat utang Indonesia. "Sepertinya tren (penurunan) masih akan berlanjut, setidaknya hingga akhir 2020," ujarnya.

Fikri melihat, level CDS 5 tahun bisa tembus di bawah level 50 tahun ini, atau di level 47. Sedangkan untuk CDS 10 tahun, Fikri mengharapkan bisa tembus di bawah 100 akhir 2020 atau berada di level 96.

Sumber : Kontan
https://investasi.kontan.co.id/news/penurunan-cds-indonesia-bisa-berlanjut-hingga-akhir-tahun