Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Diselimuti Tren Positif, Pasar Obligasi RI Masih Bergairah

Wednesday, 19 February 2020


JAKARTA - Hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (18/2) menunjukkan pasar obligasi Indonesia tengah bergairah dan diselimuti tren positif. Terbukti, jumlah penawaran yang masuk memecahkan rekor sebelumnya hingga mencapai Rp 127,11 triliun atau mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hampir 7,5 kali.

Dari jumlah penawaran yang masuk, pemerintah hanya menyerap dana sebanyak Rp 18,5 triliun. Angka ini masih lebih tinggi dari target indikatif sebesar Rp 15 triliun.

Pada lelang kali ini seri FR0081 atau obligasi jangka pendek menjadi seri primadona yang paling banyak diburu. Jumlah penawaran yang masuk untuk SUN seri acuan lima tahun ini mencapai Rp 37,24 triliun. Meski begitu, seri ini bukan seri yang paling banyak dimenangkan pemerintah, melainkan seri FR0082 dengan tenor 10 tahun dan FR0080 dengan tenor 15 tahun.

Seri benchmark ini menjadi diburu karena paling likuid di pasar surat utang. “Dengan terbukanya risiko global ke depan, seri paling likuid dengan imbal hasil menarik akan diburu investor,” kata Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto, Selasa (18/2).

Selain itu tenor jangka pendek dan menengah akan lebih populer di kalangan investor karena volatilitasnya yang rendah serta minimnya perubahan harga dan yield.

Head of Economic and Research UOB Enrico Tanuwidjaja mengatakan kecenderungan investor untuk membeli aset aman mungkin tidak akan bertahan lama. Pasalnya, saat ketidakpastian global menurun serta kondisi pasar saham di Indonesia berangsur membaik, akan ada kecenderungan dari investor untuk kembali bertransaksi di saham dan melepas obligasi.

Sumber : Kontan

https://investasi.kontan.co.id/news/rekor-lagi-jumlah-penawaran-lelang-sun-hari-ini-mencapai-rp-12711-triliun