Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Rabu 11 Juni 2026

Bank Indonesia dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) mingguan pada 9 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50%. Keputusan tersebut diambil di luar jadwal RDG bulanan yang semula dijadwalkan pada 17–18 Juni 2026,

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Senin 2 Juni 2026

Bursa Efek Indonesia (BEI) baru saja melakukan perombakan besar-besaran terhadap komposisi saham syariah untuk periode Mei 2026. Evaluasi mayor ini mencakup sejumlah indeks populer seperti Indonesia Sharia Stock Index(ISSI), Jakarta Islamic Index (JII). Tinjauan BEI untuk periode Mei 2026 menambahkan 7 saham baru ke JII termasuk ADMR,ARCI,BKSL,DEWA,ENRG,RAJA, dan WIFI, sementara ISSI menambahkan 16 saham termasuk HRTA dan WIFI. Semua perubahan berlaku efektif mulai 2 Juni 2026 hingga 30 November 2026.

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Senin 25 Mei 2026

Bank Indonesia(BI) dalam keputusan RDG pada tanggal 19-20 Mei 2026 resmi menaikkan suku bunga acuan (BIRate) sebesar50 bps menjadi 5,25%, suku bunga Deposit Facility sebesar 50bps menjadi 4,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 50bps menjadi 6%.

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Senin 11 Mei 2026

Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa cadangan devisa Indonesia pada April 2026 turun 1,35% menjadi USD146,2 miliar, dibandingkan pada Maret 2026 sebesar USD148,2 miliar, terendah sejak Juli 2024 dan melanjutkan penurunan dalam 4 bulan beruntun, ditekan oleh kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. (Bloomberg Technoz)

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Selasa, 28 April 2026

BEI akan menyesuaikan kriteria evaluasi konstituen indeks IDX30, LQ45, dan IDX70 secara efektif mulai Mei 2026. Saham yang termasuk dalam daftar kepemilikan saham dengan High Shareholding Concentration (HSC) akan dikeluarkan dari universe, dan batas minimum free float dinaikkan menjadi 10 % atau sesuai Peraturan I-A. Aturan suspensi dipermudah dengan toleransi maksimal satu hari tidak diperdagangkan dalam enam bulan terakhir, sehingga penyesuaian berlaku pada evaluasi mayor April 2026 dan mulai diberlakukan pada hari pertama bursa Mei 2026. MSCI juga menyatakan akan menghapus sekuritas HSC dari indeksnya pada review Mei 2026. (Kontan.co.id)

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Rabu, 22 April 2026

MSCI mempertahankan pembatasan saham Indonesia dalam indeks global pada review Mei, sambil melanjutkan evaluasi atas reformasi transparansi pasar. Hal ini menunjukkan perbaikan, khususnya terkait transparansi kepemilikan dan perdagangan, dinilai belum memenuhi standar. Sebelumnya, MSCI sempat memperingatkan potensi penurunan status Indonesia yang menekan IHSG. Meski pemerintah telah mempercepat reformasi, MSCI masih menilai efektivitas implementasinya dan akan melanjutkan evaluasi pada Juni. Untuk saat ini, peningkatan inklusi investor asing dan akses ke aliran dana global berbasis indeks masih terbatas. (Ipotnews)

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Senin, 13 April 2026

Harga minyak dunia melonjak lebih dari 7% di awal pekan ini, dengan Brent dan WTI kembali menembus level US$100 per barel, dipicu eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Per 13 April 2026, Brent naik ke US$102,17 dan WTI ke US$104,88 per barel, berbalik tajam dari tren pelemahan sebelumnya. Kenaikan ini didorong rencana AS melakukan blokade kapal menuju Iran melalui Selat Hormuz setelah negosiasi damai gagal. (CNBC Indonesia)

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Senin, 6 April 2026

Bank Indonesia pada Senin (30/3), mengimplementasikan kebijakan baru berupa transaksi foreign exchange (FX) repo dengan menggunakan surat berharga valas miliknya, yakni SVBI dan SUVBI, sebagai underlying asset. Kebijakan baru ditujukan untuk memperkuat operasi moneter yang pro-pasar dan meningkatkan likuiditas valas perbankan. Transaksi FX repo tersebut dapat dilakukan oleh dealer utama (primary dealers) di pasar valuta asing. (Ipotnews)

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Selasa, 31 Maret 2026

Penyaluran kredit UMKM masih lemah meski likuiditas melimpah, menunjukkan kendala utama ada pada tingginya risiko dan belum efektifnya transmisi ke sektor riil. Per Februari 2026, kredit UMKM terkontraksi -0,6% (yoy), dipicu penurunan kredit modal kerja sebesar -4,9% (yoy), sementara kredit investasi masih tumbuh 9,6% (yoy). Perbankan cenderung melakukan flight to quality dengan mengalihkan pembiayaan ke korporasi tumbuh 13,8% (yoy) akibat tingginya risiko UMKM, keterbatasan agunan, dan lemahnya informasi keuangan. Dari sisi permintaan, pelaku UMKM juga masih wait and see di tengah tekanan arus kas dan ketidakpastian. Ke depan, diperlukan penguatan mitigasi risiko, penjaminan kredit, subsidi bunga, serta stimulus permintaan untuk mendorong pemulihan kredit UMKM. (kontan.co.id)

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Senin, 25 Maret 2026

Pada Senin (16/3) Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan “pajak windfall” pada komoditas, meski masih belum ditentukan apakah akan berupa tarif baru atau kenaikan tarif. Airlangga menyebut bahwa “pajak windfall” tidak akan diputuskan berdasarkan lonjakan harga komoditas jangka pendek, tetapi berdasarkan ada atau tidaknya tren kenaikan harga komoditas. (Bloomberg)

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Senin, 16 Maret 2026

Menko Perekonomian mengusulkan penerbitan Perppu era COVID-19 kepada Presiden Prabowo untuk memberikan fleksibilitas fiskal jika defisit APBN 2026 melampaui batas 3% akibat konflik Timur Tengah. Usulan ini didasarkan pada simulasi ketahanan anggaran menggunakan data harga minyak historis selama 25 tahun yang memodelkan tiga skenario guncangan durasi 5 bulan hingga 10 bulan. Langkah darurat ini diambil karena pemeliharaan defisit di bawah batas legal hanya dimungkinkan melalui pemotongan belanja secara drastis yang berisiko mengganggu stabilitas ekonomi nasional. Simulasi menunjukkan defisit anggaran dapat membengkak hingga 3,18%–4,06% akibat pelemahan Rupiah dan kenaikan yield SBN. (CNBC Indonesia)

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Senin, 9 Maret 2026

Mengawali tahun 2026, sektor pariwisata Indonesia menunjukkan kinerja yang cukup baik. Kunjungan wisman awal 2026 tumbuh positif 1,11% (yoy), namun perjalanan wisatawan nusantara justru mengalami kelesuan. Di sisi lain, minat warga lokal untuk ke luar negeri melonjak tajam dengan Malaysia dan Arab Saudi menjadi destinasi utama. (kumparan.com)

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Senin, 2 Maret 2026

Serangan militer besar-besaran AS-Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran memicu aksi balasan di Selat Hormuz, yang mengancam pasokan energi global dan diprediksi mendorong harga minyak hingga US$120 per barel. Situasi ini menempatkan ekonomi Indonesia dalam risiko tinggi, terutama pada potensi pembengkakan subsidi energi APBN, pelemahan nilai tukar Rupiah, dan lonjakan inflasi nasional. (Kompas.com)

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Senin, 23 Februari 2026

Per 29 Januari 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi ataupenghentiansementaraperdaganganefekatas38 emitenyangtidakmemenuhibatasminimumfreefloat7,5%.Bursa EfekIndonesia(BEI)mencatat267PerusahaanTercatatyangsaat ini sudah memenuhi aturan free float minimal 7,5% per 31 Desember 2025. Terdapat potensi tambahanmarket capdari ke 267PerusahaanTercatat tersebut yangharusdiserapolehpasar untukmemenuhi free float 15%sekitarRp187 triliun. Langkah ini untuk cegah penurunan status ke frontier market oleh MSCI, setelahperingatansoal keterbatasan free float dan investabilitas. Pemerintahdanotoritaspasarmodal janjipenuhi tuntutansebelum Maret, termasuk revisi aturan keterbukaan dan dukungan pembelian oleh sovereign wealth fund Danantara. (Ipotnews & CNBCIndonesia

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Jumat, 20 Februari 2026

Pada acara Economic Outlook 2026 (19/2), OJK memproyeksikan ekonomi Indonesia tetap solid dengan target pertumbuhan hingga 5,4%. Namun, OJK memperingatkan adanya risiko baru berupa asset price bubble (gelembung harga aset) di sektor kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dapat memicu volatilitas pasar keuangan dunia dan memengaruhi aliran modal ke negara berkembang. (CNBC Indonesia)

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Selasa, 10 Februari 2026

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp 12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I-2026 meliputi diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bantuan sosial (bansos), tidak termasuk diskon tarif listrik. Dari total anggaran, sebesar Rp 200 miliar dialokasikan untuk diskon transportasi, sedangkan untuk bansos mencapai sekitar Rp 12 triliun. Namun, Airlangga tidak menjelaskan detail soal kapan penerapan diskon tersebut. Yang pasti, paket stimulus tersebut akan diberikan selama periode libur Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2026. (Tempo)

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Senin, 2 Februari 2026

Sejumlahpejabat tinggiOtoritasJasaKeuangan (OJK)mengundurkan diri dari jabatannyabuntut anjloknya IndeksHargaSahamGabungan (IHSG)duahariberturut-turut.KetuaDewanKomisionerOJKMahendra Siregar, disusul KepalaEksekutif PengawasPasarModal, Keuangan Derivatif,danBursaKarbonOJK(KEPMDK)InarnoDjajadisertaDeputi Komisioner PengawasEmiten, Transaksi Efek, PemeriksaanKhusus, KeuanganDerivatif, danBursaKarbonOJK ( DKTK ) I. B. Aditya Jayaantara.Merekakompakmemutuskanmundur padaJumat (30/1). Pengundurandirimerekatelahdisampaikansecararesmisesuaidengan ketentuanperaturanperundang-undanganyangdiatur dalamUndang Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimanatelahdiperkuatolehUndang-UndangNomor4Tahun2023 tentangPenguatandanPengembanganSektorKeuangan(UUP2SK). OJK menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak mempengaruhipelaksanaantugas, fungsi,dankewenanganOJKdalam mengatur,mengawasi, sertamenjagastabilitas sektor jasakeuangan secaranasional.(CNNIndonesia

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Selasa, 27 Januari 2026

Bank Indonesia (BI) menetapkan untuk tetap menjaga suku bunga acuan (BI-Rate) pada level 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,5% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 Januari 2026, dengan pertimbangan tekanan global dan stabilitas nilai tukar. Keputusan tersebut konsisten dengan fokus kebijakan saat ini pada upaya stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak meningkatnya ketidakpastian global guna mendukung pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Morning Brief

Weekly Brief News Edisi Senin, 19 Januari 2026

Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings pada Selasa 13 Januari 2026 telah menetapkan peringkat BBB (Triple B) dengan prospek stabil untuk rencana penerbitan obligasi dolar AS oleh Pemerintah Indonesia. Penilaian ini sejalan dengan peringkat LongTerm Foreign-Currency IDR Indonesia yang ditegaskan pada Maret 2025 lalu. Fitch menilai, sejumlah faktor utama yang mempengaruhi peringkat, termasuk aspek environmental, social and governance (ESG), khususnya pada pilar tata kelola (governance). Fitch menegaskan peringkat tersebut sensitif terhadap perubahan Issuer Default Rating. Adapun faktor yang berpotensi menurunkan peringkat antara lain jika terjadi lonjakan utang publik, pelebaran defisit fiskal, atau penurunan berkelanjutan cadangan devisa. Meski demikian, Fitch masih menilai fundamental Indonesia tetap cukup kuat untuk memenuhi kewajiban keuangan. (Ipotnews)

logo sijago